I’M Indonesia Dorong Masyarakat Melek Hukum
Ali menegaskan, I’M Indonesia hadir dengan komitmen untuk ikut memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pendampingan hukum secara gratis menjadi salah satu upaya agar masyarakat tidak merasa sendirian ketika menghadapi persoalan hukum.
Menurutnya, pemahaman hukum penting dimiliki setiap warga negara. Masyarakat harus mengetahui haknya, tetapi pada saat yang sama juga memahami kewajibannya untuk menghormati proses hukum.
“Tujuan kami bukan untuk menghambat proses penegakan hukum. Justru kami ingin proses hukum berjalan dengan benar, adil, dan tetap menghormati hak setiap orang,” ungkapnya.
Selain pendampingan hukum, I’M Indonesia juga berkomitmen memberikan pembinaan dan pendampingan di lingkungan tahanan kepolisian maupun pemasyarakatan sesuai ruang lingkup dan ketentuan yang berlaku.
Harapannya, kehadiran tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi persoalan hukum.
Membangun Manusia, Bukan Sekadar Menyelesaikan Perkara
Bagi Ali, membangun Indonesia menuju generasi emas 2045 tidak cukup hanya melalui pembangunan ekonomi dan infrastruktur.
Pembangunan manusia juga menjadi bagian yang tidak kalah penting.
Masyarakat perlu mendapatkan pendidikan hukum agar mampu memahami aturan, menghormati proses hukum, dan mengetahui langkah yang dapat ditempuh ketika menghadapi persoalan hukum.
Sementara mereka yang sedang menjalani proses hukum tetap perlu diberikan ruang untuk memperbaiki diri.
Dari sinilah pendekatan pembinaan menjadi penting.
Bukan untuk menghapus proses hukum, bukan pula untuk mengurangi tanggung jawab atas dugaan perbuatan yang sedang diproses, tetapi untuk memastikan bahwa manusia yang berada di balik proses hukum tetap diperlakukan secara bermartabat.
Kegiatan Bintohtal dan pendampingan hukum di Mapolresta Bogor tersebut menjadi salah satu bentuk nyata dari pendekatan tersebut.
Melalui edukasi hukum, pendampingan, serta pembinaan mental dan rohani, diharapkan para tahanan dapat menjalani proses hukum dengan lebih tenang dan memahami bahwa setiap proses memiliki tahapan serta mekanisme yang harus dihormati.
Pada akhirnya, proses hukum diharapkan tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat.
Sebagaimana semangat yang dibawa I’M Indonesia:
“Merangkul Jiwa, Membangun Insan, Menghidupkan Peradaban.”
Semangat tersebut menjadi pesan bahwa membangun peradaban dimulai dari penghormatan terhadap hukum, keadilan, kemanusiaan, dan kesempatan setiap manusia untuk memperbaiki diri.
Bersatu, Beriman, Beradab, Menuju Indonesia Emas 2045.Red ***














