Ciamis,Kondusif.com,- Rencana pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali muncul dalam agenda reses Anggota DPRD Kabupaten Ciamis Asep Rahmat. Warga Desa Ciharalang, Kecamatan Cijeungjing, mengingatkan kembali rencana bantuan yang pernah disampaikan Asep sebelum pemilihan.
Aspirasi tersebut disampaikan saat Asep menggelar Reses II Tahun Sidang 2026 di Aula Desa Ciharalang, Kabupaten Ciamis, Kamis (27/8/2026).
Dalam sesi dialog, seorang warga menanyakan tindak lanjut rencana Asep membantu pelaku UMKM.
Warga tersebut mengaku masih penasaran karena program yang sebelumnya pernah dibicarakan belum sempat terlaksana.
“Dulu Bapak pernah berniat di desa mau suplai bahan UMKM. Karena waktu mepet ke pemilihan tidak terlaksana, mungkin itu bisa ditindaklanjuti masalah UMKM,” kata warga tersebut.
Pertanyaan itu kemudian mendapat respons langsung dari Asep.
Ia mengakui pernah menyampaikan rencana untuk membantu UMKM melalui program pemasaran berbasis aplikasi.
Namun, rencana tersebut belum berjalan sesuai harapan.
Asep Akui Belum Terealisasi
Asep menjelaskan, salah satu gagasan yang pernah disiapkannya ialah membantu UMKM melalui sistem pemasaran berbasis aplikasi.
Program tersebut diharapkan dapat membuat produk usaha masyarakat memiliki daya saing yang lebih baik.
“Terkait UMKM, kita menyampaikan lewat program aplikasi marketing. Pada waktunya saya belum mencoba apa yang pernah diucapkan,” ujar Asep.
Ia mengatakan pengembangan UMKM tetap menjadi salah satu perhatian karena pelaku usaha di tingkat desa membutuhkan akses pemasaran yang lebih luas.
Menurutnya, persoalan UMKM tidak cukup hanya dengan membantu produksi.
Produk yang dihasilkan masyarakat juga harus memiliki pasar agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Salah satunya UMKM ini agar UMKM berdaya saing,” katanya.
Asep kemudian mencatat kembali aspirasi tersebut sebagai bahan untuk ditindaklanjuti.














