“Kita juga koordinasi dengan Majelis Ulama Desa tentang bagaimana wisata alam Cadas Ngampar ini jangan menjadi wisata yang terkesan negatif,” katanya.
Dengan pola tersebut, pengelola ingin memastikan pertumbuhan wisata tidak hanya mengejar jumlah kunjungan.
Aspek sosial dan kenyamanan masyarakat sekitar juga menjadi perhatian.
Promosi Digital Bantu UMKM
Untuk mendatangkan wisatawan, pengelola Cadas Ngampar memanfaatkan media sosial.
Promosi digital dinilai cukup membantu memperkenalkan destinasi kepada masyarakat yang lebih luas.
Fauzan juga mengapresiasi dukungan media dalam mempromosikan Cadas Ngampar.
“Inovasi mah paling kita di sosmed. Termasuk bantuan dari teman-teman media juga. Itu berdampak bagus untuk Cadas Ngampar,” ujarnya.
Promosi tersebut menjadi penting karena semakin banyak wisatawan yang mengetahui destinasi, semakin besar pula peluang aktivitas ekonomi masyarakat berkembang.
Apalagi, Cadas Ngampar memiliki pengalaman mencatat kunjungan tinggi.
Pada momentum Tahun Baru 2026, lebih dari 10 ribu pengunjung tercatat masuk berdasarkan data ticketing.
Jumlah tersebut menunjukkan besarnya potensi pasar wisata yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar.
Tantangan Pengembangan Masih Ada
Meski memberikan dampak ekonomi, pengelola menyadari masih ada sejumlah persoalan yang perlu dibenahi.
Salah satunya keterbatasan lahan parkir. Ketika jumlah wisatawan meningkat, kendaraan roda dua maupun roda empat belum seluruhnya dapat tertampung di area parkir.
Pengelola juga berharap pemerintah Kabupaten Ciamis memberikan dukungan terhadap pengembangan desa wisata, termasuk melalui dukungan anggaran.
Di sisi lain, pengelola tetap berupaya menjaga lingkungan.
Penanaman pohon di kawasan hulu sungai pernah dilakukan untuk membantu menjaga ekosistem air yang menjadi sumber utama daya tarik Cadas Ngampar.
Dengan berbagai upaya tersebut, Cadas Ngampar diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi.
Lebih dari itu, kawasan wisata tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat Desa Gunungsari secara berkelanjutan.














