banner 720x220

Mengulik Asal-usul Nama Cadas Ngampar di Gunungsari Ciamis

Mengulik asal usul nama Cadas Ngampar wisata di Gunungsari, Sadananya, Ciamis.
Mengulik asal usul nama Cadas Ngampar wisata di Gunungsari, Sadananya, Ciamis.

Ciamis,Kondusif.com,- Nama Cadas Ngampar ternyata bukan sekadar sebutan untuk sebuah kawasan wisata di Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis. Nama tersebut memiliki arti yang menggambarkan karakter alam di lokasi wisata yang kini dikenal dengan aliran air dan batuan alaminya.

Pengelola Wisata Cadas Ngampar, Fauzan alias Zam Zam, menjelaskan nama tersebut berasal dari dua kata dalam bahasa Sunda, yakni cadas dan ngampar.

“Cadas Ngampar itu dari dua kata. Ada cadas, ada ngampar. Cadas itu batu, ngampar itu terhampar,” kata Fauzan saat ditemui di lokasi Cadas Ngampar, Senin (10/8/2026).

Pengelola Wisata Cadas Ngampar, Fauzan alias Zam Zam. (Dok, foto. Kondusif.com)
Pengelola Wisata Cadas Ngampar, Fauzan alias Zam Zam. (Dok, foto. Kondusif.com)

Nama tersebut cukup menggambarkan kondisi kawasan.

Batuan alami yang terhampar berpadu dengan aliran sungai menjadi salah satu daya tarik utama Cadas Ngampar.

Air Alami Jadi Daya Tarik Utama

Selain batuan, air menjadi kekuatan utama destinasi tersebut.

Fauzan mengatakan Cadas Ngampar memiliki aliran air yang berasal langsung dari hulu sungai.

Kondisi air yang masih relatif alami itu menjadi salah satu alasan wisatawan datang untuk menikmati suasana kawasan.

“Yang jadi keunggulannya wisata air, wisata berenang. Terus ada batu Cadas Ngampar,” ujarnya.

Karena air menjadi bagian penting dari daya tarik wisata, pengelola berupaya menjaga sumber air dan ekosistem di kawasan hulu.

Salah satu upaya yang pernah dilakukan yakni penanaman pohon di hulu sungai.

Kegiatan tersebut bertujuan menjaga ekosistem air agar tetap mendukung keberlangsungan wisata.

Dengan demikian, pengelolaan Cadas Ngampar tidak hanya berorientasi pada jumlah wisatawan.

Kelestarian alam menjadi bagian penting agar destinasi tetap bisa dinikmati dalam jangka panjang.

Awalnya Didatangi Wisatawan

Ada cerita menarik di balik perkembangan Cadas Ngampar menjadi destinasi wisata.

Fauzan mengatakan kawasan tersebut sebenarnya sudah lebih dulu didatangi wisatawan sebelum secara resmi dibuka oleh pemerintah desa.

Banyak pengunjung datang secara mandiri untuk menikmati suasana alam dan aliran air di kawasan tersebut.

Seiring semakin banyaknya wisatawan, pemerintah desa kemudian membuka Cadas Ngampar secara resmi.

Langkah itu sekaligus dilakukan untuk mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *