banner 720x220

Makna ‘Guyub Ngawangun Galuh’ Menurut Bupati Ciamis

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya saat diwawancara menjelaskan makna Guyub Ngawangun Galuh di Hari Jadi Ciamis ke-384. (Foto: Hasna Ismie Lutfiyah/kondusif.com).
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya saat diwawancara menjelaskan makna Guyub Ngawangun Galuh di Hari Jadi Ciamis ke-384. (Foto: Hasna Ismie Lutfiyah/kondusif.com).

Ciamis,Kondusif.com,- Kabupaten Ciamis resmi menginjak usia ke-384 tahun. Dalam momentum hari jadi tahun ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis mengusung tema besar ‘Guyub Ngawangun Galuh’. Bukan sekadar jargon pemanis, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya membeberkan makna mendalam di balik filosofi tersebut.

​Ditemui usai menghadiri Galuh Ethnic Carnival (GEC) 2026 di Pendopo Bupati, Herdiat menegaskan bahwa roda pembangunan daerah tidak akan pernah bisa bergerak jika hanya mengandalkan figur seorang pemimpin.

Menurunya, esensi utama dari ‘Guyub Ngawangun Galuh’ adalah kolaborasi total.

​”Sering saya sampaikan, bahwa kita kalau mau membangun itu tidak bisa sendiri. Sehebat apa pun bupatinya, tanpa berkolaborasi, tanpa sama-sama dengan para stakeholder dan masyarakat, enggak ada artinya apa-apa,” tegas Herdiat di Pendopo Bupati Ciamis, Kamis (11/6/2026).

​Gotong Royong Jadi Kunci Kesejahteraan

​Herdiat kemudian membedah arti kata guyub yang menjadi fondasi utama tema tersebut.

Dalam konteks membangun Tatar Galuh, kata guyub diartikan sebagai langkah bersama yang solid dan terintegrasi antara pemerintah, elemen masyarakat, hingga pelaku seni.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *