Melalui spirit gotong royong inilah, Herdiat optimistis Ciamis mampu menjawab berbagai tantangan zaman ke depan untuk menjadi daerah yang lebih mandiri.
”Tapi kalau guyub, guyub itu bersama gitu. Bersama-sama membangun Ciamis. Insyaallah akan lebih baik, lebih maju, dan insyaallah akan lebih sejahtera,” lanjutnya dengan nada optimis.
Terbukti dari Kompaknya Warga di Galuh Ethnic Carnival
Lebih lanjut, Herdiat menyebutkan bahwa implementasi nyata dari semangat guyub ini langsung tecermin dalam suksesnya gelaran Galuh Ethnic Carnival 2026.
Meskipun pemkab sengaja mengemas acara secara sederhana, masyarakat justru menunjukkan kekompakan yang luar biasa lewat kehadiran dan partisipasi mereka.
Karnaval yang menampilkan 10 kesenian termasuk partisipasi dari Kota Banjar dan Kabupaten Kuningan tersebut sukses memantik rasa memiliki yang kuat dari warga terhadap daerahnya sendiri.
”Saat ini kita laksanakan secara sederhana, namun alhamdulillah antusias masyarakat yang paling utama sangat antusias. Mereka merasa sangat memiliki, bahwa Ciamis ini milik kita semua, milik masyarakat semua. Jadi satu kebahagiaan tersendiri di Hari Ulang Tahun ke-384 ini,” pungkas Herdiat.














