banner 720x220
News  

BAZNAS Ciamis Jadi Rujukan Nasional, Program Infak Desa Dipelajari Berbagai Daerah

Kantor Baznas Kabupaten Ciamis. (Dok, foto. Kondusif.com)
Kantor Baznas Kabupaten Ciamis. (Dok, foto. Kondusif.com)

“Kolaborasi antara ulama, umara, DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kekuatan utama kami,” katanya.

Melalui dukungan tersebut, seluruh 265 desa di Kabupaten Ciamis kini telah memiliki Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Selanjutnya, BAZNAS membagi kinerja UPZ ke dalam beberapa kategori berdasarkan jumlah penghimpunan infak setiap bulan.

Desa dengan penghimpunan di atas Rp10 juta diarahkan menjadi Kampung Zakat.

Sementara desa yang masih berada di bawah target mendapatkan pembinaan agar mampu meningkatkan penghimpunan sekaligus memperluas manfaat program bagi masyarakat.

Menurut Lili, sistem tersebut membuat setiap desa memiliki target yang jelas dan dapat diukur.

Selain itu, BAZNAS juga lebih mudah menentukan bentuk pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

Raih Prestasi Tingkat Jawa Barat hingga Nasional

Keberhasilan membangun sistem penghimpunan zakat dan infak tersebut turut mengantarkan BAZNAS Ciamis meraih berbagai penghargaan.

Selama satu periode kepemimpinan, BAZNAS Ciamis berhasil membawa pulang delapan penghargaan dari 12 kategori pada tingkat Provinsi Jawa Barat.

Selain itu, Kabupaten Ciamis juga meraih predikat terbaik tingkat nasional pada 2025.

Lili menilai penghargaan tersebut bukan tujuan utama.

Baginya, penghargaan menjadi konsekuensi dari sistem yang berjalan baik dan konsistensi seluruh jajaran BAZNAS hingga tingkat desa.

Karena itu, pada periode kedua kepemimpinannya, ia memilih melanjutkan program yang telah berjalan sembari memperluas manfaatnya.

Salah satu target utama ialah meningkatkan jumlah Kampung Zakat dan mendorong seluruh desa mampu menghimpun infak di atas Rp10 juta setiap bulan.

Menurut dia, semakin kuat penghimpunan zakat dan infak di desa, semakin besar pula kemampuan masyarakat menyelesaikan persoalan sosial secara mandiri, mulai dari pengentasan kemiskinan ekstrem, penanganan stunting, pemberdayaan UMKM, hingga penyediaan beasiswa bagi warga yang membutuhkan.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *