Ia mencontohkan aksi sosial hari ini saja bisa menghabiskan dana Rp 50 juta hingga Rp 70 juta murni dari sokongan warga.
”Di kota-kota besar, budaya gotong royong ini hampir punah. Namun di Ciamis, luar biasa! Urusan kebersihan pinggir jalan saja, ibu-ibu dan pemuda bergerak bersama. Kalau itu dihitung rupiah, nilainya bisa miliaran se-kabupaten. Intinya, meski APBD kecil, kita harus tetap semangat membangun Galuh,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi nyata, Herdiat secara spontan menyalurkan bantuan tambahan dari stok Baznas Ciamis berupa 160 paket sembako untuk memperluas jangkauan santunan.
Bergerak Tanpa Proposal, Doervoer Salurkan Ratusan Paket
Sementara itu, Gubernur Doervoer, Rusna Apriatna atau yang akrab disapa Pap Unya menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh dari Bupati Ciamis.
Ia menekankan bahwa Komunitas Doervoer bergerak secara mandiri tanpa menyebar proposal.
Melainkan mengetuk kepedulian individu dan komunitas lain, seperti Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI).
”Awalnya kami menargetkan bisa menyalurkan 384 paket santunan agar selaras dengan usia Ciamis. Namun, karena kondisi sedang cukup sulit, alhamdulillah kami berhasil mengumpulkan untuk 160 penerima manfaat,” ungkap Rusna.
Rusna merinci, bantuan tersebut mengalir kepada 70 anak yatim piatu, 50 anak penderita thalasemia, dan 40 lansia jompo.
Ia juga mengucapkan terima kasih mendalam kepada para donatur yang telah memercayakan bantuan tersebut melalui komunitanya.
Di akhir acara, Rusna mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk mendoakan Bupati Herdiat Sunarya agar selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Ciamis, sekaligus meminta warga untuk tetap menjaga kondusivitas daerah.














