banner 720x220
News  

Rayakan Hari Jadi ke-384 Ciamis, Komunitas Doervoer Gelar Aksi Sosial di Pendopo

Mewujudkan semangat 'Guyub Ngawangun Galuh', Bupati Ciamis Herdiat Sunarya (depan kiri, kemeja batik) berinteraksi dalam acara gabungan di Pendopo yang melibatkan Komunitas Doervoer 100% Ulin untuk aksi donor darah dan penyaluran bantuan kepada warga. (Dok, foto. Kondusif.com)
Mewujudkan semangat 'Guyub Ngawangun Galuh', Bupati Ciamis Herdiat Sunarya (depan kiri, kemeja batik) berinteraksi dalam acara gabungan di Pendopo yang melibatkan Komunitas Doervoer 100% Ulin untuk aksi donor darah dan penyaluran bantuan kepada warga. (Dok, foto. Kondusif.com)

Ciamis,Kondusif.com,- Komunitas Doervoer 100% Ulin mempunyai cara tersendiri untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384. Mereka menggelar aksi sosial massal mulai dari donor darah hingga penyaluran santunan bagi anak yatim, lansia jompo, dan penderita thalasemia. Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung khidmat di Pendopo Bupati Ciamis pada Kamis (18/6/2026).

​Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menghadiri langsung acara tersebut.

Ia mengaku sangat bahagia dan bersyukur karena momentum ini menjadi ajang silaturahmi yang hangat bersama para sesepuh, warga, khususnya anak-anak yatim.

​”Wajib hukumnya bagi kita untuk terus merawat dan mengurus anak-anak yatim. Apalagi, kegiatan mulia ini hadir di tengah perayaan Hari Jadi Ciamis yang mengusung tema ‘Guyub Ngawangun Galuh’. Artinya, ada kebersamaan dan kolaborasi. Ini adalah kebanggaan khas orang Ciamis,” ujar Herdiat dalam sambutannya.

​Herdiat meyakini bahwa seberat apa pun pekerjaan, pasti akan selesai jika masyarakat saling bergotong-royong mencari solusi.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi Komunitas Doervoer yang hampir setiap bulan konsisten menggelar bakti sosial.

​Sentil APBD Turun, Bupati Puji Gotong Royong Warga

​Selanjutnya, Herdiat membeberkan kondisi keuangan daerah yang saat ini sedang mengalami penurunan.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Ciamis menyusut karena kapasitas fiskal dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang kecil.

Kendati demikian, lesunya APBD tidak membuat semangat membangun Ciamis kendor.

​”Ada satu hal yang membuat saya optimistis, yaitu semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Ciamis yang sangat besar. Mulai dari membangun jalan, gang, irigasi, madrasah, hingga menggelar acara keagamaan di tingkat RT dan dusun,” jelas Herdiat.

​Bahkan, Herdiat mengkalkulasi bahwa nilai swadaya masyarakat yang tidak tercatat di APBD justru jauh lebih besar nilainya dari anggaran pemerintah.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *