Kecaman terhadap ucapan Hotman juga datang dari Dewan Pers.
Setelah mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut, Dewan Pers mengeluarkan pernyataan resmi pada Senin (20/7/2026).
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menyayangkan respons Hotman terhadap pertanyaan wartawan.
Menurutnya, setiap narasumber berhak tidak setuju dengan pertanyaan yang diajukan media, namun penyampaiannya harus tetap dilakukan secara rasional, santun, dan menghormati profesi wartawan.
Komaruddin menegaskan bahwa pertanyaan wartawan merupakan bagian dari kerja jurnalistik yang dilindungi Pasal 4 ayat (3) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Karena itu, semua pihak diharapkan menghormati proses jurnalistik sebagai bagian dari pemenuhan hak masyarakat memperoleh informasi.
Ia juga mengingatkan bahwa pers memiliki fungsi strategis dalam kehidupan demokrasi, mulai dari menyampaikan informasi yang akurat, menjalankan fungsi kontrol sosial, hingga mendorong penegakan hukum dan keadilan.
Di sisi lain, Dewan Pers turut mengimbau para wartawan agar tetap menjalankan tugas sesuai Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik sehingga kepercayaan publik terhadap media tetap terjaga.
Permintaan Maaf Hotman

Di tengah derasnya kritik, Hotman Paris menyampaikan permintaan maaf melalui video yang diunggah di akun Instagram resminya @hotmanparisofficial, pada Senin (20/7/2026).
Dalam pernyataannya, Hotman meminta maaf kepada wartawan yang hadir saat konferensi pers maupun kepada seluruh organisasi pers di Indonesia.
Meski demikian, ia menilai ucapannya selama ini dipotong sehingga tidak menampilkan konteks secara utuh.
Menurutnya, sebelum melontarkan kalimat tersebut, ia telah beberapa kali menjawab bahwa dirinya tidak mengetahui dan tidak memiliki kapasitas untuk menilai dugaan adanya agenda tersembunyi atau kekeliruan institusi penegak hukum.
Karena merasa terus mendapat pertanyaan serupa, Hotman mengaku terpancing emosi hingga akhirnya mengucapkan kalimat yang menuai polemik.
“Saya sudah berkali-kali mengatakan tidak tahu dan tidak punya kapasitas menjawab. Karena emosi, akhirnya saya mengatakan, ‘kamu punya otak enggak sih’,” ujarnya.
Meski memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian, Hotman tetap mengakui ucapannya tidak tepat.
Ia pun kembali menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan serta organisasi pers di seluruh Indonesia.
Seraya menegaskan bahwa selama ini dirinya memiliki hubungan baik dengan kalangan media.














