banner 720x220
News  

Pengangguran Muda Capai 4,8 Juta, Pemerintah Genjot Pelatihan Vokasi

Pemerintah genjot pelatihan vokasi. (Dok, foto. Kementerian Sekretariat Negara)
Pemerintah genjot pelatihan vokasi. (Dok, foto. Kementerian Sekretariat Negara)

Kondusif.com,- Pemerintah memperluas pelatihan vokasi untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja sekaligus mengejar kebutuhan industri yang terus berubah. Melalui Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch IV Tahun 2026, pemerintah melatih 12.128 peserta secara serentak di sejumlah daerah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program tersebut merupakan bagian dari stimulus ekonomi semester kedua 2026.

Pemerintah, kata dia, ingin memastikan stimulus tidak berhenti pada kebijakan, tetapi memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Program ini merupakan arahan Bapak Presiden yang menjadi bagian dari stimulus di semester dua di tahun 2026 yang perlu dijalankan secara efektif, tepat sasaran, dan berdampak bagi masyarakat,” kata Airlangga saat Kick Off Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch IV Tahun 2026 di Kota Serang, Banten, Selasa, 1 September 2026.

Menurut Airlangga, peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi semakin penting seiring dengan pertumbuhan investasi.

Pemerintah mencatat realisasi investasi hingga semester pertama 2026 mencapai Rp1.010,6 triliun.

Angka tersebut tumbuh 7,2 persen secara tahunan dan telah mencapai 49,5 persen dari target investasi.

Pertumbuhan investasi itu juga membuka peluang kerja.

Pemerintah memperkirakan investasi sepanjang periode tersebut menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja di berbagai daerah.

Namun, pertumbuhan lapangan kerja belum sepenuhnya mengatasi persoalan pengangguran, terutama di kalangan anak muda.

Badan Pusat Statistik mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka nasional berada di angka 4,65 persen.

Dari jumlah penganggur tersebut, sekitar 67 persen atau sekitar 4,8 juta orang berasal dari kelompok generasi muda.

Kondisi itu membuat pemerintah perlu memperkuat keterampilan calon tenaga kerja. Apalagi, kebutuhan industri ikut berubah seiring pergeseran struktur ekonomi.

Menyesuaikan Kebutuhan Industri

Pemerintah kini mengarahkan pelatihan vokasi pada kompetensi yang lebih relevan dengan perkembangan industri.

Sektor digital dan ekonomi hijau menjadi dua bidang yang mendapat perhatian.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *