Mereka spontan berteriak histeris meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Evakuasi Korban
Mendengar jeritan tersebut, warga setempat bersama petugas kepolisian langsung melakukan pencarian di sekitar aliran sungai.
Setelah menyisir beberapa titik, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan tubuh Wildan.
Sayangnya, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, tak jauh dari lokasi awal ia tenggelam.
Selanjutnya, petugas bersama warga langsung mengevakuasi jasad korban.
Pihak keluarga yang tiba di lokasi pun langsung membawa jenazah Wildan menggunakan ambulans menuju rumah duka di Desa Toblong, Kecamatan Peundeuy.
Keluarga Tolak Autopsi
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal, polisi memastikan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Kematian Wildan murni akibat tenggelam.
Sementara itu, pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban.
Lewat orang tuanya, keluarga menganggap kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak untuk dilakukan proses autopsi.
Imbauan Polisi
Berkaca dari tragedi memilukan ini, IPTU Irwandani mengimbau keras kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai atau perairan terbuka, terutama di area yang memiliki arus deras.
”Kami mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai. Pengawasan orang tua dan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan sangat penting untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa,” pungkasnya.














