Tak hanya itu, mahasiswa juga memasang dua peta denah desa, tujuh papan penunjuk jalan, serta empat papan informasi.
Fasilitas itu diharapkan memudahkan wisatawan ketika berada di kawasan Batu Nunggul.
Ada Gapura Sekaligus Spot Foto
Untuk memperkuat daya tarik kawasan, mahasiswa KKN turut membuat satu gapura yang sekaligus difungsikan sebagai spot foto.
Kemudian, mereka membuat akun media sosial khusus untuk membantu promosi digital wisata Batu Nunggul.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkenalkan potensi wisata kepada masyarakat yang lebih luas.
“Kami juga membantu promosi melalui media sosial agar Batu Nunggul semakin dikenal. Harapannya, promosi digital ini bisa dilanjutkan dan dikembangkan oleh masyarakat maupun pengelola wisata,” ujar Khalit.

Mahasiswa KKN juga memasang poster mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan sekaligus membangun kebiasaan positif di kawasan wisata.
Warga Apresiasi KKN Unigal
Program tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari mahasiswa KKN Unigal, BUMDes, Pokdarwis, Karang Taruna hingga masyarakat setempat.
Keterlibatan warga menjadi salah satu faktor penting agar berbagai fasilitas yang telah dibuat dapat dirawat dan dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Ketua Ansor, Pak Majid, mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN Unigal dalam membantu pembenahan kawasan wisata Batu Nunggul.
“Saya ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada seluruh KKN Unigal Desa Ciparanti yang telah membantu dan memfasilitasi tempat wisata ini. Luar biasa KKN! Terima kasih!” kata Majid saat peresmian, Minggu (31/8/2026).
Sementara itu, melalui program tersebut, mahasiswa KKN berharap masyarakat semakin aktif menjaga dan mengembangkan potensi wisata Batu Nunggul.
Selain menjadi lebih bersih dan tertata, kawasan tersebut diharapkan semakin informatif dan nyaman sehingga mampu memberikan pengalaman yang lebih baik bagi wisatawan.
Program ini sekaligus menjadi upaya mendorong masyarakat Desa Ciparanti agar tidak hanya menjadi penonton dalam pengembangan wisata, tetapi ikut mengambil peran dalam mengelola dan menjaga potensi yang dimiliki desanya.














