banner 720x220
News  

Kader STAI Al-Hidayah Tasikmalaya Ikut Bootcamp Wirausaha Hima Persis

Kader PK STAI Al-Hidayah Tasikmalaya mengikuti Hima Persis Preneur Bootcamp & Business Forum 2026 di Jakarta, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut membahas pengembangan bisnis, model usaha, operasional, pemasaran, hingga legalitas usaha. (Dok, foto. Istimewa)
Kader PK STAI Al-Hidayah Tasikmalaya mengikuti Hima Persis Preneur Bootcamp & Business Forum 2026 di Jakarta, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut membahas pengembangan bisnis, model usaha, operasional, pemasaran, hingga legalitas usaha. (Dok, foto. Istimewa)

Kondusif.com,- Pimpinan Komisariat (PK) STAI Al-Hidayah Tasikmalaya mengirimkan kader untuk mengikuti Hima Persis Preneur Bootcamp & Business Forum 2026. Program kewirausahaan yang digelar Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan Pimpinan Pusat (PP) Hima Persis itu berlangsung pada 4-6 September 2026.

Kegiatan bertajuk “Wirausaha Berdaya, Indonesia Digdaya” tersebut mempertemukan kader Hima Persis dari sejumlah daerah dalam rangkaian pelatihan bisnis, forum usaha, dan pengembangan jaringan kewirausahaan.

Tidak sekadar membahas gagasan bisnis, penyelenggara memasukkan materi yang berkaitan langsung dengan pengelolaan usaha.

Peserta mendapat pembekalan mengenai model bisnis, operasional, rantai pasok, pemasaran, legalitas usaha hingga pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Pada hari pertama, Jumat, 4 September, rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan yang dihadiri jajaran pimpinan organisasi, tokoh dan sejumlah narasumber dari sektor pemerintahan serta dunia usaha.

Setelah pembukaan, peserta mengikuti Business Forum.

Forum itu menghadirkan Stepi Anriani, Direktur Eksekutif INSS, Ginda P. Siregar dari Kementerian UMKM, Alex Sofjan Noor selaku Direktur Utama Bank Syariah Nasional, serta Deryansha Azhary, pendiri Kasisolusi.

Pembahasan kemudian berlanjut ke sektor usaha kader melalui Expo UMKM Kader Himapersispreneur.

Peserta dapat melihat berbagai produk yang dipamerkan dalam kegiatan tersebut.

Malam harinya, penyelenggara mengawali sesi bootcamp dengan materi mengenai fondasi bisnis berkah yang disampaikan Ganjar Hidayat.

Dari Model Bisnis hingga Legalitas Usaha

Memasuki hari kedua, Sabtu, 5 September, materi bergerak ke aspek teknis pengelolaan bisnis.

Fajar Sulaeman, Ketua BUMJ Persatuan Islam, memberikan materi mengenai perancangan model bisnis.

Selanjutnya, peserta mengenal ekosistem platform SAPA UMKM yang diperkenalkan oleh Kementerian UMKM RI.

Materi itu dilanjutkan dengan pembahasan mengenai tata kelola rantai pasok dan operasional usaha yang disampaikan Apt. Malik Idris, Direktur Utama TGM.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *