Di setiap lokasi, acara diawali dengan pembacaan riwayat sejarah perjuangan para pemimpin Galuh, lalu dilanjutkan dengan doa bersama dan prosesi tabur bunga.
Jadi Pemantik Semangat Generasi Muda
Kompol Sujana menegaskan bahwa ziarah ke makam leluhur ini bukan sekadar rutinitas seremonial saban tahun.
Menurutnya, agenda ini mengandungi nilai historis tinggi untuk memperkuat identitas budaya masyarakat Ciamis.
”Tradisi ziarah ini menjadi momentum penting untuk mengenang jasa para pemimpin terdahulu yang telah meletakkan dasar pembangunan di Tatar Galuh. Kita berharap semangat pengabdian mereka bisa menginspirasi generasi saat ini untuk membawa Ciamis lebih maju,” ujar Sujana.
Usai merampungkan ziarah di wilayah kota, rombongan langsung bertolak menuju Situs Astana Gede Kawali untuk melanjutkan prosesi penghormatan.
Terjunkan 44 Personel Pengamanan
Guna memastikan seluruh rangkaian acara sakral ini berjalan tanpa hambatan, Polres Ciamis menerjunkan 44 personel bersenjata lengkap maupun berpakaian preman.
Di bawah komando Kompol Alan Dahlan, petugas mengawal ketat setiap titik pemakaman yang dikunjungi.
Berkat pengamanan berlapis tersebut, seluruh rangkaian ziarah Hari Jadi Ciamis ke-384 ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif dari awal hingga akhir.














