Beruntung, bayi berjenis kelamin laki-laki itu dinyatakan dalam kondisi sehat.
Petugas medis pun langsung membersihkan sisa ari-ari yang ternyata masih menempel di tubuh sang bayi.
”Saat ini bayi tersebut berada di Ruang Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Puskesmas Pembangunan dan terus mendapatkan pemantauan ketat dari tenaga kesehatan,” ungkap AKP Agus Kustanto.
Pihak puskesmas kini sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Garut untuk merawat sang bayi sesuai prosedur legal yang berlaku.
Polisi Buru Orang Tua Bayi
Polsek Tarogong Kidul bersama Unit Identifikasi (INAFIS) Satreskrim Polres Garut bergerak cepat menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Polisi juga sudah memasang garis polisi, memeriksa sejumlah saksi, dan mengamankan barang bukti di lokasi kejadian.
Saat ini, korps baju cokelat tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk memburu orang tua tak bertanggung jawab yang tega menelantarkan darah dagingnya sendiri itu.
”Kami mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait asal-usul maupun orang tua bayi tersebut agar segera melapor ke polisi untuk membantu proses penyelidikan,” pungkas Agus.














