Ciamis,Kondusif.com,- Popularitas Cadas Ngampar di Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, ikut membawa persoalan baru. Ketika wisatawan membludak, pengelola masih kesulitan menyediakan lahan parkir yang cukup, terutama untuk kendaraan roda empat.
Pengelola Wisata Cadas Ngampar, Fauzan alias Zam Zam, mengatakan keterbatasan lahan parkir menjadi salah satu kendala yang masih dihadapi dalam mengembangkan destinasi wisata tersebut.
“Yang pertama, belum adanya tempat parkir atau lahan parkir yang luas, baik itu untuk motor atau mobil,” kata Fauzan saat ditemui di lokasi Cadas Ngampar, Senin (10/8/2026).
Menurutnya, persoalan tersebut paling terasa ketika jumlah pengunjung meningkat tajam.
Kendaraan wisatawan yang tidak tertampung di area parkir akhirnya harus menggunakan bahu atau sisi jalan di sekitar kawasan wisata.
“Ketika pengunjung banyak, mobil parkir di mana? Terpaksa pasti di sepanjang jalan,” ujarnya.
Pernah Tembus 10 Ribu Pengunjung
Kebutuhan lahan parkir yang lebih luas tidak terlepas dari potensi kunjungan Cadas Ngampar yang cukup besar.
Fauzan menyebut jumlah wisatawan terus mengalami peningkatan sejak 2022.
Bahkan, saat momentum Tahun Baru 2026, lebih dari 10 ribu pengunjung tercatat masuk berdasarkan data ticketing yang dikelola.
“Di tahun baru 2026, pada bulan Januari, ada lebih dari 10.000 pengunjung yang masuk ke wisata sesuai dengan ticketing yang kita jual,” katanya.
Tingginya jumlah wisatawan tentu menjadi peluang bagi pengembangan ekonomi masyarakat.
Namun, di sisi lain, pengelola perlu menyiapkan fasilitas pendukung agar peningkatan kunjungan tidak menimbulkan persoalan baru.
Parkir menjadi salah satu fasilitas yang dinilai mendesak untuk dibenahi.
Apalagi, Cadas Ngampar kini bukan hanya mengandalkan wisata air.
Pengelola juga menyediakan camping dan homestay sebagai pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati kawasan tersebut lebih lama.
17 UMKM Ikut Beraktivitas
Di tengah persoalan fasilitas, aktivitas wisata di Cadas Ngampar telah memberikan dampak terhadap masyarakat sekitar.














