CIAMIS,Kondusif.com,- Harapan baru kini membuncah di Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis. Lahan tadah hujan yang selama ini dibiarkan tak produktif, kini disulap oleh Kelompok Tani Satria Perkasa menjadi hamparan hijau yang menjanjikan hasil melimpah.
Tak tanggung-tanggung, lahan seluas 2 hektare tersebut kini dimanfaatkan maksimal dengan metode tumpang sari.
Beragam komoditas unggulan seperti bawang merah, cabai merah, hingga jahe mulai tumbuh subur di sana.
Humas Kelompok Tani Satria Perkasa, Edward Martin Alamsyah, mengungkapkan rasa syukurnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (20/6/2026).
Ia menceritakan bagaimana kelompoknya berinisiatif memproduktifkan lahan yang sebelumnya “tidur” tersebut.
”Kami ingin memaksimalkan lahan tadah hujan yang selama ini kurang produktif. Alhamdulillah, sekarang lahan 2 hektare ini sudah bisa kita manfaatkan secara optimal dengan metode tumpang sari,” ujar Edward penuh semangat.

Langkah berani ini pun mendapat dukungan penuh dari aparat kepolisian.
Penanaman perdana telah dimulai sejak 20 Mei 2026 lalu, yang dilakukan langsung bersama Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah.
Kini, setelah melewati masa tanam selama lebih dari satu bulan atau sekitar 40 harian, bibit bawang merah yang ditanam tampak tumbuh subur dan sehat.
Edward optimistis, hasil panen kali ini akan sangat memuaskan.
Gandeng Ahli dari Brebes untuk Kualitas Ekspor
Demi mengejar standar kualitas tinggi, Kelompok Tani Satria Perkasa tak bekerja sendiri.














