CIAMIS,Kondusif.com,- Kelangkaan pupuk bersubsidi yang terus berulang setiap tahun mendorong petani di Kabupaten Ciamis mulai beralih menggunakan pupuk organik. Bahkan, lebih dari 200 hektare lahan pertanian di daerah itu kini telah menerapkan sistem budidaya berbasis pupuk organik.
Hal tersebut disampaikan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat membuka Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 tingkat Kabupaten Ciamis di Lapang Desa Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti, Senin (13/7/2026).
Herdiat mengatakan persoalan pupuk bersubsidi merupakan masalah klasik yang hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan.
Hampir setiap musim tanam, petani kembali dihadapkan pada kesulitan memperoleh pupuk bersubsidi.
“Masalah pupuk ini sangat klasik. Dari tahun ke tahun yang dikeluhkan petani selalu soal langkanya pupuk bersubsidi,” ujarnya.
Menurut Herdiat, kondisi tersebut justru mendorong petani Ciamis mencari alternatif yang lebih mudah diperoleh.
Salah satunya dengan mulai memanfaatkan pupuk organik sebagai pengganti pupuk kimia.
Ia mengungkapkan, saat ini lebih dari 200 hektare lahan pertanian di Ciamis telah menggunakan pupuk organik.














