Selain lebih mudah didapat, biaya yang dikeluarkan petani juga lebih murah dibandingkan pupuk kimia.
Tak hanya itu, penggunaan pupuk organik dinilai mampu meningkatkan nilai jual hasil panen karena produk yang dihasilkan memiliki kualitas lebih baik dan semakin diminati pasar.
“Lebih efisien, lebih murah, mudah didapat, dan harga jual hasil pertaniannya juga lebih bagus dibanding menggunakan pupuk kimia,” kata Herdiat.
Pupuk Subsidi Tetap Dibutuhkan
Meski begitu, ia menegaskan peralihan tersebut bukan berarti pupuk bersubsidi tidak lagi dibutuhkan.
Pemerintah, kata dia, tetap berharap persoalan distribusi pupuk bersubsidi dapat dibenahi agar petani tidak terus menghadapi kendala yang sama setiap musim tanam.
Selain mendorong penggunaan pupuk organik, Herdiat juga mengajak petani memanfaatkan teknologi pertanian untuk meningkatkan produktivitas.
Menurutnya, transformasi menuju pertanian modern harus dilakukan secara bertahap agar sektor pertanian Ciamis semakin efisien, berdaya saing, dan mampu mendukung swasembada pangan berkelanjutan.
Ia optimistis inovasi dan kemampuan petani beradaptasi menjadi modal penting bagi Kabupaten Ciamis dalam menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian.
Mulai dari perubahan iklim, keterbatasan sarana produksi, hingga meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat.














