CIAMIS,Kondusif.com,- Terbongkarnya sandiwara begal rekayasa bermodus hibah fiktif Rp33 miliar menjadi alarm keras bagi publik. Menanggapi fenomena tersebut, Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah langsung menerbitkan peringatan tegas.
Ia meminta masyarakat tidak mudah silau oleh tawaran keuntungan jumbo yang datang dalam sekejap mata.
Imbauan tersebut meluncur sesaat setelah Satuan Reserse Kriminal Polres Ciamis berhasil menggulung sindikat penipu yang menggunakan ribuan lembar uang mainan untuk mengelabui korbannya.
Hidayatullah menegaskan, masyarakat wajib memasang benteng kewaspadaan yang tinggi.
Menurutnya, kepercayaan tidak boleh diberikan begitu saja kepada orang yang baru dikenal terlebih jika orang tersebut mulai mengumbar janji manis seputar kucuran dana, investasi, hibah, atau keuntungan besar tanpa dasar hukum yang jelas.
”Kami meminta masyarakat lebih berhati-hati. Modus penipuan saat ini sangat beragam, dinamis, dan terus berevolusi,” kata Hidayatullah di tengah konferensi pers di Mapolres Ciamis, Kamis, 26 Mei 2026.
Jerat Digital di Media Sosial
Selain tatap muka langsung, Hidayatullah juga menyoroti pergeseran taktik para pelaku di era digital.
Saat ini, para pemburu korban kerap memanfaatkan celah di media sosial dan teknologi komunikasi untuk menyebar jaring penipuan.














