Ciamis,Kondusif.com,- Proses kepulangan jemaah haji Kloter 15 asal Kabupaten Ciamis diwarnai aksi tanggap medis. Begitu bus rombongan tiba di Islamic Center, petugas dari Dinas Kesehatan langsung melarikan dua orang jemaah ke fasilitas kesehatan guna mendapatkan perawatan intensif akibat penyakit penyerta (komorbid) yang kambuh.
Langkah cepat ini diambil untuk mengantisipasi penurunan kondisi fisik jemaah pasca-menempuh perjalanan panjang dari Jeddah, Arab Saudi, menuju tanah air.
Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Ciamis, Nana Supriatna, membenarkan adanya dua jemaah yang harus langsung mendapatkan penanganan medis khusus setibanya di Ciamis.
”Betul, begitu tiba ada dua jemaah yang langsung dirawat karena faktor komorbid. Kami berharap dan memohon doanya agar mereka lekas sembuh dan bisa segera berkumpul kembali bersama keluarga di rumah,” ujar Nana kepada wartawan, Jumat (12/6/2026).
Mayoritas Jemaah Sehat dan Tiba Lebih Cepat
Di luar kondisi dua jemaah tersebut, Nana memastikan bahwa mayoritas rombongan haji yang berjumlah 442 orang berada dalam kondisi fisik yang sehat dan prima.
Mereka bisa langsung melepas rindu dan dijemput oleh pihak keluarga untuk pulang ke rumah masing-masing.
Menariknya, proses kepulangan para tamu Allah tahun 2026 ini berjalan sangat lancar dan melesat lebih cepat dari jadwal semula.
Jalur udara maupun jalur darat dilewati tanpa kendala berarti.
”Alhamdulillah, untuk pemulangan Kloter 15 ini bisa lebih cepat sekitar 19 menit dari jadwal penerbangan pukul 06.20 WIB. Perjalanan dari Jeddah menuju Indonesia berjalan sangat lancar,” ungkap Nana.














