Kemeriahan konser ini kemudian ditutup oleh penampilan bertenaga dari grup 510 tepat pada pukul 23.00 WIB.
Aep menegaskan, kunci sukses aman dan tertibnya konser ini terletak pada pola pengamanan persuasif dan pemeriksaan ketat di pintu masuk.
Petugas menyisir setiap penonton untuk meminimalisir masuknya barang-barang berbahaya.
”Pemeriksaan ketat di pintu masuk menjadi kunci utama kami untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang seperti minuman keras (miras) dan senjata tajam (sajam),” tegas Aep.
Apresiasi dari Warga dan Pelaku UMKM
Langkah sigap aparat kepolisian ini menuai banjir pujian dari warga Ciamis, terutama para pelaku UMKM yang membuka stan kuliner dan multi produk di lokasi.
Kehadiran petugas yang bersiaga di setiap sudut panggung, area pameran, hingga jalur lalu lintas membuat suasana malam minggu terasa nyaman dan ramah keluarga.
Sinergitas solid antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan panitia juga sukses mengatur manajemen kerumunan dengan rapi.
Hasilnya, arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap ramai lancar tanpa memicu kemacetan parah.
Berkat pengawalan ketat ini, seluruh rangkaian acara festival berjalan aman.
Lancar, dan kondusif tanpa dinodai insiden kriminalitas atau keributan.














