banner 720x220

Saat 108 Mahasiswa Baru INU Ciamis Belajar Berdemokrasi: Berani Kritik, Siap Beri Solusi

“Mahasiswa adalah bagian dari masyarakat intelektual yang memiliki tanggung jawab moral untuk peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Aspirasi yang disampaikan harus lahir dari kepedulian, bukan dari kepentingan sesaat,” tuturnya.

Ia menegaskan, kritik yang baik bukan hanya menunjukkan persoalan, tetapi juga membuka ruang bagi penyelesaian.

“Kritik yang baik adalah kritik yang memberikan jalan keluar, sedangkan demonstrasi yang baik adalah demonstrasi yang tetap menjaga ketertiban, menghormati perbedaan pendapat, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama,” tambah Arip.

Bagi mahasiswa baru, simulasi tersebut sekaligus menjadi pengalaman untuk melatih keberanian berbicara di ruang publik, kemampuan berkomunikasi, menyusun argumentasi dan memahami dinamika organisasi kemahasiswaan.

Pesan yang ingin dibangun pun bukan sekadar keberanian untuk bersuara, tetapi juga kedewasaan dalam menggunakan kebebasan tersebut.

Mahasiswa memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, tetapi pada saat yang sama memiliki tanggung jawab untuk menjaga ketertiban, menghormati pihak lain dan memastikan aspirasi yang disampaikan memiliki dasar yang jelas.

Dengan berakhirnya simulasi aksi, rangkaian TA’AWANU INU Ciamis 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari, 21–23 September 2026.

Selama kegiatan, mahasiswa baru mendapatkan berbagai materi dan pengalaman mengenai kehidupan akademik, nilai-nilai ke-NU-an, kepemimpinan, organisasi serta peran mahasiswa di tengah masyarakat.

Simulasi demonstrasi menjadi salah satu pesan penting pada penghujung TA’AWANU: kampus bukan hanya tempat mahasiswa menuntut ilmu, tetapi juga ruang untuk belajar berpikir kritis, menyampaikan gagasan, berdialog dan bertanggung jawab atas setiap suara yang disampaikan.

Dari ruang akademik itulah diharapkan lahir mahasiswa yang tidak hanya berani mengkritik, tetapi juga mampu menawarkan solusi dan menghadirkan perubahan yang konstruktif bagi kampus, masyarakat dan bangsa.***

Reporter:Hasna Ismie Lutfiyah

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *