banner 720x220
News, PSGC  

PSGC Ciamis Tutup Putaran Pertama dengan Hasil Minor di Pekanbaru

Ciamis,Kondusif.com,- PSGC Ciamis gagal membawa pulang poin saat bertandang ke markas PSPS Pekanbaru dalam laga penutup putaran pertama grup A kompetisi Championship atau Liga 2 di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Minggu (8/11/2026) malam.

Sempat unggul cepat melalui gol Johan Bonilla pada awal pertandingan, PSGC justru harus mengakui keunggulan tuan rumah.

PSPS Pekanbaru membalikkan keadaan dan menutup laga dengan kemenangan 2-1.

Pertandingan baru berjalan 55 detik ketika Johan Bonilla mengejutkan publik tuan rumah.

Gelandang PSGC itu melepaskan tendangan keras menggunakan kaki kiri dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras dan gagal dijangkau kiper PSPS Pekanbaru.

Tertinggal 0-1, PSPS langsung meningkatkan intensitas serangan.

Pada menit ketiga, tuan rumah memperoleh peluang melalui sepak pojok yang berujung kemelut di depan gawang PSGC.

Dalam situasi tersebut, bola terlihat mengenai tangan Kim Min-hyeok.

Wasit kemudian menghentikan pertandingan untuk meninjau tayangan VAR.

Namun, setelah pemeriksaan selesai, wasit memutuskan tidak memberikan penalti karena posisi tangan dinilai tidak aktif.

PSGC juga sempat mengancam melalui serangan balik pada menit ke-10.

Johan Bonilla dan Ezechiel melakukan kombinasi umpan satu-dua, tetapi penyelesaian akhir Ezechiel masih melambung di atas mistar.

Sebaliknya, PSPS terus mencari celah untuk menyamakan kedudukan. Pada menit ke-13, Ilham melepaskan tendangan jarak jauh dari sisi kiri.

Bola yang mengarah ke gawang berhasil diamankan Yofandani meski sempat terlepas.

Dua menit berselang, PSPS kembali mendapat peluang setelah pemain PSGC melakukan kesalahan.

Azir Azis yang berada di depan gawang langsung melepaskan tembakan, tetapi Yofandani masih mampu menepis bola.

Memasuki 20 menit pertandingan, PSPS terus menekan dengan determinasi tinggi.

Meski demikian, barisan pertahanan PSGC masih mampu meredam sejumlah serangan tuan rumah.

PSPS Balikkan Keadaan Lewat Bola Mati dan Penalti

PSPS kembali mengancam melalui tendangan bebas dari sisi kanan pada menit ke-20.

Bola sempat menciptakan kemelut di depan gawang sebelum Gamaroni menyambutnya dengan sundulan. Namun, bola masih melebar.

Tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-23.

Berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Matius Machado, Pramudya berhasil menyambut umpan tersebut dan mengarahkannya ke gawang PSGC.

Yofandani gagal menghalau bola sehingga PSPS berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Pertandingan kemudian berlangsung semakin panas.

Pada menit ke-25, kapten PSPS Antonio Gamaroni menerima kartu kuning setelah melanggar Fardan Harahap dan melakukan tendangan ke arahnya.

Sementara itu, dari kubu PSGC, Dzikry juga mendapat kartu kuning akibat protes kepada wasit.

PSPS kembali memperoleh keuntungan pada menit ke-35 setelah wasit meninjau VAR untuk memeriksa dugaan handball Ezechiel di kotak penalti PSGC.

Sebelumnya, situasi tersebut terjadi setelah PSPS mendapatkan sepak pojok.

Dalam upaya menghalau bola, tangan Ezechiel dinilai wasit melakukan pelanggaran setelah melihat tayangan ulang VAR.

Wasit pun menunjuk titik putih. Antonio Gamaroni yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya.

Meski Yofandani mampu membaca arah tendangan ke sisi kiri, bola tetap meluncur deras ke dalam gawang.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *