CIAMIS,Kondusif.com– Kekalahan telak PSGC Ciamis dari PSS Sleman dengan skor 0-6 memicu kekecewaan besar CEO PSGC, Herdiat Sunarya. Bahkan, hasil pertandingan tersebut sempat membuatnya berniat mundur dari kepengurusan klub berjuluk Laskar Singacala itu.
Herdiat mengungkapkan keinginannya tersebut saat konferensi pers di Stadion Galuh Ciamis, Kamis (5/11/2026).
Ia mengaku kecewa bukan semata-mata karena PSGC menelan kekalahan, melainkan juga melihat cara para pemain menjalankan pertandingan.
Menurut Herdiat, perbedaan kualitas antara PSGC dan PSS Sleman memang tidak bisa diabaikan.
Namun, kondisi itu seharusnya tidak membuat para pemain kehilangan pola permainan dan kedisiplinan ketika menghadapi tekanan lawan.
“Saya bukan tidak siap menerima kekalahan, tetapi para pemain seolah-olah bermain tidak dengan hati. Kelihatan mainnya tanpa pola,” kata Herdiat.
Ia menilai PSGC seharusnya mampu mengubah pendekatan permainan setelah kehilangan satu pemain akibat kartu merah pada babak pertama.
Dalam kondisi bermain dengan 10 orang dan tertinggal dari lawan, tim semestinya lebih mengutamakan pertahanan.
Namun, Herdiat melihat para pemain masih terlalu banyak mengambil risiko dengan bermain menyerang.
Situasi tersebut membuat pertahanan PSGC memiliki banyak celah yang bisa dimanfaatkan pemain PSS untuk melancarkan serangan.
Herdiat juga menilai penjaga gawang PSGC sudah berusaha maksimal menghalau serangan lawan.
Bahkan, menurut dia, jumlah gol yang bersarang ke gawang PSGC berpotensi lebih banyak tanpa sejumlah penyelamatan yang dilakukan kiper.
Herdiat Diminta Tetap Bertahan
Kekecewaan tersebut membuat Herdiat membandingkan penampilan PSGC saat ini dengan perjalanan tim ketika masih berlaga di kasta ketiga pada musim sebelumnya.














