Ia justru menilai permainan PSGC pada kompetisi sebelumnya lebih baik.
Situasi itu kemudian mendorong Herdiat menyampaikan keinginan mundur kepada manajemen pusat setelah pertandingan melawan PSS di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (4/11/2026).
Namun, manajemen pusat memberikan respons pada Kamis pagi sekitar pukul 08.00 WIB.
Dalam komunikasi tersebut, Herdiat diminta tetap menjalankan tugasnya sebagai CEO PSGC.
“Alhamdulillah, tadi pagi ada jawaban dari manajemen pusat. Saya tidak boleh mundur. Mari kita sama-sama bekerja keras membangun PSGC agar lebih baik dan lebih berkembang lagi, terutama memperbaiki mental para pemain,” ujarnya.
Keputusan tersebut membuat Herdiat tetap melanjutkan tanggung jawabnya di tubuh PSGC. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bekerja bersama memperbaiki kondisi tim setelah hasil buruk di Sleman.
Menurut Herdiat, pembenahan tidak cukup hanya dilakukan pada aspek permainan.
Mental pemain juga menjadi perhatian agar PSGC mampu tampil lebih kompetitif dalam pertandingan berikutnya.
Di tengah kekecewaan atas hasil pertandingan, Herdiat turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Ciamis dan para pendukung PSGC.
Ia menyadari hasil yang diraih tim belum memenuhi harapan suporter.
Herdiat berharap masyarakat tetap memberikan dukungan dan doa agar Laskar Singacala segera bangkit serta mampu memperbaiki performanya.
“Manajemen menyampaikan permohonan maaf kepada teman-teman semua. Kami tetap memohon dukungan dan yang lebih penting lagi doa agar PSGC semakin membaik,” tuturnya.














