Ciamis,Kondusif.com,– PSGC Ciamis mengawali kiprahnya di League Cup 2026/2027 dengan hasil yang kurang memuaskan. Bertandang ke markas PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Rabu (4/11/2026) sore, Laskar Singacala harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor telak 0-6.
Kekalahan ini semakin menyakitkan karena PSGC harus bermain dengan 10 orang sejak babak pertama.
Bek Muhammad Fikram mendapat kartu merah setelah wasit melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR).
PSS Sleman langsung mengambil kendali permainan sejak pertandingan dimulai.
Dukungan suporter di Stadion Maguwoharjo membuat Super Elang Jawa tampil agresif dan terus menekan pertahanan PSGC.
Meski demikian, PSGC sempat berusaha menjaga keseimbangan permainan.
Namun, tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-33.
Gustavo Tocantins membuka keunggulan PSS setelah memanfaatkan umpan Riko Simanjuntak.
Gol tersebut membuat tuan rumah semakin percaya diri untuk membongkar pertahanan tim asal Kabupaten Ciamis itu.
Petaka bagi PSGC datang menjelang turun minum. Pada menit ke-41, Muhammad Fikram mendapat kartu merah setelah wasit meninjau insiden melalui VAR.
Keputusan tersebut membuat PSGC harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Situasi itu semakin menyulitkan langkah Laskar Singacala. PSS kemudian mendapatkan hadiah penalti yang sukses dikonversi Gustavo Tocantins menjadi gol.
PSS pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Dimas Drajad Ikut Pesta Gol PSS
Memasuki babak kedua, situasi pertandingan semakin menguntungkan PSS.
Keunggulan jumlah pemain membuat tuan rumah lebih leluasa mengembangkan serangan.
PSS tidak membutuhkan waktu lama untuk memperlebar jarak.















Respon (1)