Pada menit ke-48, Dimas Drajad mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan Kim Kurniawan.
Lima menit berselang, tepatnya menit ke-53, Dimas kembali membobol gawang PSGC.
Kali ini, Riko Simanjuntak menjadi penyumbang assist untuk gol kedua penyerang PSS tersebut.
Tertinggal empat gol membuat PSGC semakin kesulitan keluar dari tekanan.
Sementara itu, PSS belum mengendurkan serangan dan terus mencari peluang untuk menambah keunggulan.
Gustavo Tocantins kemudian melengkapi penampilan impresifnya melalui gol dari titik penalti pada menit ke-73.
Gol tersebut menjadi hattrick bagi pemain asal Brasil itu.
Pesta gol PSS akhirnya ditutup Tocantins pada masa tambahan waktu babak kedua.
Gol pada menit ke-90+1 memastikan kemenangan telak 6-0 bagi tuan rumah.
Pekerjaan Rumah Besar bagi Laskar Singacala
Hasil ini menjadi pukulan bagi PSGC Ciamis dalam mengawali persaingan League Cup 2026/2027.
Selain gagal mencetak gol, Laskar Singacala juga harus menerima kenyataan kebobolan enam kali dalam satu pertandingan.
Gustavo Tocantins menjadi pemain paling menonjol dengan koleksi empat gol.
Sementara itu, Dimas Drajad menyumbangkan dua gol untuk kemenangan PSS Sleman.
Bagi PSGC, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting, terutama dalam menjaga konsentrasi pertahanan dan disiplin permainan.
Laskar Singacala harus segera berbenah agar bisa bangkit pada pertandingan berikutnya di Grup F.















Respon (1)