PSPS berbalik unggul 2-1 atas PSGC.
Setelah unggul, tuan rumah semakin percaya diri. Pada menit ke-40, PSPS kembali mengancam melalui sepak pojok.
Gamaroni menyambut bola dengan sundulan keras, tetapi Yofandani masih mampu mengamankannya.
PSGC kemudian memperoleh peluang melalui tendangan bebas Johan Bonilla pada menit ke-41.
Bola sempat membentur pagar pemain PSPS dan menghasilkan sepak pojok.
Dari situasi tersebut, PSGC kembali menciptakan kemelut di depan gawang.
Bola mengarah ke tengah dan disambut tendangan keras Ahmad Baasith. Namun, kiper PSPS masih berhasil menggagalkan peluang tersebut.
Memasuki masa tambahan waktu babak pertama, PSGC kembali mendapat tendangan bebas pada menit 45+5.
Namun, peluang itu belum mampu dimaksimalkan menjadi gol.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor tetap 2-1 untuk keunggulan PSPS Pekanbaru.
PSGC Kesulitan Tembus Pertahanan PSPS
Memasuki babak kedua, PSGC berusaha mengejar ketertinggalan.
Ezechiel langsung mencoba peruntungan melalui tendangan spekulasi dari jarak jauh pada menit ke-50. Namun, bola masih melebar dari sasaran.
Di sisi lain, PSPS tetap mampu menguasai jalannya pertandingan.
Tuan rumah bermain cukup nyaman dan beberapa kali melancarkan serangan yang membuat pertahanan PSGC bekerja keras.
Pada menit ke-63, PSPS kembali memperoleh peluang melalui sundulan Antonio Gamaroni.
Ia berhasil memenangkan duel udara, tetapi bola hanya melintas tipis di atas mistar gawang PSGC.
Memasuki menit ke-65, PSGC mulai meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyeimbang.
Namun, upaya tim berjuluk Laskar Singacala itu belum mampu menembus rapatnya pertahanan PSPS.
Pelatih PSGC kemudian mencoba mengubah komposisi permainan pada menit ke-74 dengan memasukkan sejumlah pemain, termasuk pemain berposisi penyerang dan gelandang.
Akan tetapi, PSPS masih mampu menjaga keunggulan.
Bahkan, pada menit ke-75, tuan rumah kembali mengancam melalui serangan dari sisi kanan. Umpan silang yang dilepaskan belum berhasil dimaksimalkan Gamaroni.
PSPS terus menekan menjelang akhir pertandingan.
Pada menit ke-83, tuan rumah memperoleh peluang melalui serangan cepat yang diakhiri tendangan jarak jauh.
Semenit berselang, PSPS kembali melepaskan tembakan keras ke arah gawang.
Namun, Yofandani masih mampu menggagalkan peluang tersebut sehingga PSGC terhindar dari kebobolan tambahan.
PSGC baru kembali mendapat peluang pada menit ke-88 melalui tendangan bebas di depan kotak penalti PSPS.
Johan Bonilla yang dipercaya sebagai eksekutor melepaskan tendangan langsung ke arah gawang, tetapi bola masih melambung di atas mistar.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
PSPS Pekanbaru pun memastikan kemenangan 2-1 setelah membalikkan keadaan dari ketertinggalan cepat yang sempat diberikan PSGC Ciamis.
Hasil tersebut membuat PSPS Pekanbaru semakin kokoh di puncak klasemen grup A Liga 2.
Sementara itu PSGC Ciamis masih harus berjuang di putaran kedua untuk menghindari zona degradasi di peringkat 9.














