Kapolres AKBP Moh. Faruk Rozi dalam amanatnya menyampaikan bahwa Operasi Patuh Lodaya 2025 merupakan wujud komitmen Polri dalam membangun budaya tertib berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota.
“Melalui operasi ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas. Fokus operasi mencakup pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, seperti tidak menggunakan helm, tidak memakai sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara, serta pengendara di bawah umur,” tegas Kapolres.
Pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2025 akan berlangsung selama 14 hari, dengan pendekatan yang edukatif, persuasif, dan humanis, namun tetap mengedepankan tindakan tegas terhadap pelanggaran yang membahayakan keselamatan.
Polres Tasikmalaya Kota mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan operasi ini dengan selalu tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas, demi menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas (Kamseltibcarlantas) bagi semua pengguna jalan.***














