banner 720x220

Persib Tempuh Jalur Profesional Sikapi Rentetan Insiden Pasca-Laga Lawan Persija

Sumber foto: (persib)
Sumber foto: (persib)

Ciamis,Kondusif.com,- Rivalitas panas antara Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menyisakan jelaga. Alih-alih merayakan sportivitas, laga yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu, 10 Mei 2026 itu justru berujung pada rentetan insiden kekerasan yang mencederai nilai kemanusiaan.

​Merespons situasi tersebut, manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menyatakan keprihatinan mendalam.

Melalui pernyataan resminya pada Rabu, 13 Mei 2026, manajemen tim berjuluk Maung Bandung itu mengutuk keras berbagai aksi anarkis yang menimpa pemain, ofisial, hingga pendukung di akar rumput.

​Teror dari Lapangan hingga Bandara

​Ketegangan bermula di lapangan saat gelandang Persib, Beckham Putra, terlibat dalam insiden yang memicu tensi tinggi.

Namun, drama tak berhenti setelah peluit panjang berbunyi. Saat hendak bertolak pulang, rombongan tim harus menghadapi gangguan dan intimidasi fisik di Bandara Sepinggan, Balikpapan.

​Situasi kian keruh ketika bara permusuhan menjalar ke berbagai daerah di Jawa Barat.

PT PBB mencatat serangkaian peristiwa memilukan yang menyasar warga sipil dan Bobotoh:

  • ​Cibinong: Perusakan sebuah restoran Sunda oleh massa yang tak bertanggung jawab.
  • ​Kuningan: Tindak kekerasan yang menimpa seorang remaja berusia 15 tahun.
  • ​Sukabumi: Pengeroyokan terhadap tiga orang Bobotoh hingga mengakibatkan luka-luka serius.
  • ​Majalengka: Seorang pendukung terluka akibat lemparan benda keras saat acara nonton bareng.

​Mengumpulkan Fakta, Menuntut Tanggung Jawab

​Manajemen Persib menegaskan tidak akan tinggal diam. Saat ini, mereka tengah bergerak cepat mengumpulkan bukti, data, dan fakta di lapangan.

Langkah ini diambil sebagai fondasi untuk menempuh jalur profesional dan objektif guna meminta pertanggungjawaban pihak terkait.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *