CIAMIS,Kondusif.com,- Bagi Aah Marpuah dan Lili Sadili, hujan bukan lagi sekadar fenomena alam, melainkan sumber kecemasan. Bertahun-tahun, dua warga Kecamatan Panawangan ini harus berdamai dengan atap yang rapuh dan dinding yang tak lagi mampu memeluk suhu hangat. Namun, kecemasan itu mulai memudar pada Rabu, 13 Mei 2026.
Pemerintah Kabupaten Ciamis bergerak cepat dengan menyasar hunian mereka dalam program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Melalui utusan khusus, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengirimkan “napas baru” bagi kediaman Aah di Dusun Cibogor dan Lili di Dusun Cigobang.
Suntikan Dana dan Harapan
Tak sekadar singgah, pemerintah mengucurkan dana stimulan sebesar Rp20 juta untuk masing-masing penerima.
Angka ini dialokasikan khusus guna menyulap rumah mereka menjadi hunian yang manusiawi.
Tak berhenti di situ, paket sembako pun turut mendarat di meja dapur mereka, memastikan urusan perut tak terganggu saat proses renovasi berjalan.
Bupati Herdiat menegaskan bahwa intervensi ini adalah mandat kemanusiaan yang harus ditunaikan.
“Kami ingin memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat yang sedang berjuang secara ekonomi,” pesannya.
Ia berharap, transformasi fisik bangunan ini juga mampu memberikan suntikan semangat bagi para penerima manfaat dalam menjalani hidup.
Haru di Teras Rumah















