CIAMIS,Kondusif.com,- Meski gaung perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) mulai meredup, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Ciamis Raya justru melempar kritik pedas terhadap kondisi pendidikan di wilayahnya.
Melalui hasil konsolidasi organisasi, mereka membongkar sederet persoalan mendasar yang dianggap masih menghimpit kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Ciamis.
Berdasarkan press release yang diterima kondusif.com, Rabu (13/5/2026), PC IMM menegaskan bahwa pendidikan di Ciamis tengah menghadapi krisis serius yang mencakup aspek akses, kualitas, hingga keamanan peserta didik.
Organisasi ini menilai pemerintah daerah masih terjebak pada kegiatan seremonial semata tanpa menyentuh akar permasalahan yang nyata.
Membongkar Kesenjangan dan Guru Gagap Teknologi
PC IMM menyoroti jurang lebar akses pendidikan yang masih menganga, terutama di wilayah pelosok Ciamis.
Ketimpangan ini terlihat jelas dari keterbatasan fasilitas sarana prasarana serta distribusi tenaga pendidik yang tidak merata.
Kondisi tersebut kian diperparah oleh kualitas pengajaran yang dianggap belum optimal lantaran minimnya inovasi dan pemanfaatan teknologi di ruang kelas.
”Pemerintah belum maksimal dalam meningkatkan kapasitas tenaga pendidik untuk menghadapi tantangan era digital,” tulis siaran pers tersebut.
Sekolah yang Kehilangan Rasa Aman
Persoalan yang paling menyita perhatian adalah hilangnya rasa aman di lingkungan sekolah.














