Proses penilaian dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga ke tingkat nasional.
Para peserta diuji melalui berbagai tahapan teknis, mulai dari seleksi administrasi melalui website resmi, penilaian video profil penyelenggaraan DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting), hingga sesi wawancara mendalam yang dilakukan secara daring oleh tim penilai pusat.
Puncaknya, pemenang ditentukan melalui keputusan rapat pleno dewan juri tingkat nasional.
Keunggulan Jalatrang Creative
Kampung KB Jalatrang Creative dinilai mampu menunjukkan kinerja impresif, inovasi kreatif, serta praktik baik dalam penyelenggaraan program pembangunan keluarga yang berkelanjutan.
Dalam lomba ini, BKKBN memang berfokus mengevaluasi program Bangga Kencana, konvergensi pencegahan stunting, serta operasional program DASHAT di setiap kampung KB.
Selain itu, juri juga menyoroti peran strategis Rumah Data Kependudukan (Rumah Dataku), keterlibatan lintas sektor.
Hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat desa sebagai poin plus.
Keberhasilan Jalatrang Creative menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dan kerja keras masyarakat desa mampu membawa dampak besar.
Tidak hanya bagi warga lokal tetapi juga memberikan inspirasi bagi pembangunan keluarga di seluruh Indonesia.














