banner 720x220
News  

HUT ke-81 TNI di Ciamis Dirayakan Sederhana, 2.000 Porsi Makanan Dibagikan ke Warga

Foto: istimewa
Foto: istimewa

PRIMA merupakan akronim dari Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.

Profesional berarti prajurit harus menguasai tugas dan meningkatkan kemampuan melalui latihan.

Sementara responsif menuntut kemampuan membaca perubahan dan mengenali potensi ancaman sejak dini.

Kemudian, sikap integratif diwujudkan melalui kerja bersama pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat.

Adapun kemampuan modern dan adaptif berkaitan dengan penguasaan teknologi serta kemampuan mengambil pelajaran dari setiap penugasan.

“Laksanakan kelima penekanan tersebut secara konsisten, sehingga PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, saat ini dan di masa yang akan datang,” kata Antonius.

Kebersamaan Jadi Pesan Utama Perayaan

Semangat kebersamaan itu juga terlihat dari keterlibatan berbagai unsur dalam rangkaian kegiatan HUT ke-81 TNI di Ciamis.

Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar turut hadir.

Kehadiran lintas lembaga tersebut menunjukkan bahwa agenda pertahanan dan keamanan di daerah tidak berjalan sendiri.

TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat memiliki ruang kerja masing-masing.

Namun, dalam sejumlah persoalan, keempat unsur tersebut harus bertemu dan bekerja bersama.

Bagi Antonius, peringatan HUT TNI menjadi salah satu ruang untuk menjaga hubungan tersebut.

Karena itu, ia memilih mengemas acara secara sederhana tanpa menghilangkan substansi kebersamaan.

Ia berharap peringatan HUT ke-81 TNI tidak hanya menjadi penanda bertambahnya usia institusi.

Momentum tersebut juga diharapkan memperkuat pengabdian prajurit sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.

“Semoga TNI ke depan semakin bisa profesional, semakin dicintai rakyat, semakin maju, berdaulat, adil, dan makmur,” ujarnya.

Dengan demikian, perayaan HUT ke-81 TNI di Ciamis tidak hanya meninggalkan suasana upacara.

Ada ruang perjumpaan antara prajurit dan masyarakat, keterlibatan pelaku UMKM, serta pesan bahwa kekuatan TNI tidak semata-mata ditentukan oleh kemampuan pertahanan.

Di tingkat daerah, kekuatan itu juga bertumpu pada kepercayaan dan hubungan yang terjaga dengan masyarakat.

banner 720x220

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *