“Koordinasi dengan camat. Nanti camat membuat kronologis dan situasi, terus digabungkan dengan hasil peninjauan lapangan,” ujarnya.
Bisa Berujung Sanksi
Pemeriksaan tersebut menjadi penting karena pemerintah tidak hanya ingin mengetahui penyebab makanan tercium bau.
Satgas juga akan melihat apakah terdapat persoalan lain pada penyelenggaraan makanan di SPPG.
Jika ditemukan kekurangan yang masih dapat diperbaiki, pemerintah akan meminta penyelenggara melakukan pembenahan.
Namun, apabila ditemukan pelanggaran yang lebih serius, opsi pemberian sanksi juga terbuka.
“Pertama kita mengingatkan untuk diperbaiki. Yang kedua, mungkin kita ajukan untuk sanksi. Yang ketiga, kalau parah-parah bangetnya, kemungkinan kita mengajukan ditutup,” kata Erwan.
Meski demikian, Erwan menegaskan belum ada keputusan mengenai sanksi ataupun penutupan SPPG.
Pemerintah masih menunggu hasil pemeriksaan tim di lapangan.
Di sisi lain, program MBG di sekolah-sekolah wilayah Pamarican tetap berjalan.
Namun, sekolah diminta meningkatkan kewaspadaan saat menerima dan memeriksa makanan sebelum diberikan kepada siswa.
Untuk SMPN 2 Pamarican, sebanyak 476 siswa menjadi penerima MBG.
Ida mengatakan sekolah memang memiliki tim dari guru piket yang melakukan pemeriksaan awal sebelum makanan diberikan kepada siswa.
Karena temuan tersebut diketahui sebelum makanan dikonsumsi, tidak ada siswa SMPN 2 Pamarican yang dilaporkan menjadi korban.
Erwan menilai langkah sekolah tersebut sudah tepat.
Menurut dia, kejadian itu sekaligus menunjukkan pentingnya pengawasan di tingkat sekolah meski program MBG telah berjalan.
“Syukurnya ketahuan sama-sama pihak sekolah dulu sebelum dibagikan,” ujarnya.
Ia pun meminta sekolah tetap teliti terhadap kondisi makanan yang datang.
Sebab, pemeriksaan sebelum makanan dikonsumsi menjadi salah satu langkah pencegahan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
Hingga berita ini diturunkan, Kondusif.com masih berupaya menghubungi pihak SPPG Katineung untuk memperoleh penjelasan mengenai temuan tersebut, termasuk kondisi makanan dan langkah evaluasi yang dilakukan setelah makanan ditarik dari SMPN 2 Pamarican.
Konfirmasi tersebut dilakukan untuk menghadirkan pemberitaan yang berimbang dan memenuhi prinsip cover both sides.















Respon (1)