“Secara administratif kami melaksanakan sendiri, tetapi kualitasnya tetap dijaga melalui penjaminan mutu dari BPSDM Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.
Pelaksanaan PKA tahun ini juga menjadi yang pertama diselenggarakan secara mandiri oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Sebelumnya, pelatihan serupa memang pernah dilaksanakan di Ciamis, tetapi seluruh mekanisme penyelenggaraannya masih dikelola oleh BPSDM Provinsi Jawa Barat.
Selain menitikberatkan pada peningkatan kompetensi ASN, pelatihan ini menghasilkan proyek perubahan yang akan diterapkan di perangkat daerah masing-masing.
BKPSDM Ciamis menilai implementasi proyek tersebut menjadi ukuran utama keberhasilan pelatihan.
30 Peserta PKA Ciamis Lulus
Sebanyak 30 peserta mengikuti PKA Angkatan I Tahun 2026 dan seluruhnya dinyatakan lulus.
Dari jumlah tersebut, 21 peserta memperoleh predikat sangat memuaskan, sedangkan sembilan peserta lainnya meraih predikat memuaskan.
Sementara itu, perwakilan BPSDM Provinsi Jawa Barat, Budi Hermawan, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam menyelenggarakan pelatihan secara mandiri.
Menurut dia, keberhasilan pelatihan bukan hanya diukur dari proses pembelajaran, tetapi juga dari kemampuan peserta mengimplementasikan proyek perubahan yang telah disusun.
“Ini bukan garis akhir, tetapi awal tanggung jawab sebagai pemimpin perubahan. Proyek perubahan harus diwujudkan menjadi inovasi yang memberikan manfaat bagi organisasi,” kata Budi.














