Sebagai gantinya, pengelola mendorong wisatawan untuk menikmati aktivitas camping di kawasan Cadas Ngampar.
Siapkan SDM hingga Data Destinasi
Selain kebersihan dan kelengkapan administrasi, kesiapan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi bagian dari persiapan.
Fauzan mengatakan pengelola akan berusaha memaksimalkan kemampuan yang dimiliki untuk membuat destinasi semakin menarik bagi wisatawan.
“Kita persiapkan segala sesuatunya dengan kemampuan yang ada, termasuk SDM. Artinya bagaimana lebih menarik wisatawan,” katanya.
Menurut dia, pencapaian masuk 10 besar Jawa Barat sekaligus menjadi tantangan bagi pengelola untuk membuktikan bahwa Cadas Ngampar mampu bersaing dengan desa wisata lainnya.
Apalagi, setelah tahapan di tingkat Jawa Barat, terdapat peluang untuk membawa nama Ciamis sekaligus Jawa Barat ke ajang nasional Wonderful Indonesia Award.
Karena itu, pengelola tidak hanya mengejar pencapaian di atas kertas.
Mereka juga perlu memastikan aktivitas wisata tetap berjalan, pelayanan kepada pengunjung terjaga, serta lingkungan Cadas Ngampar tetap lestari.
Pengunjung Pernah Tembus 10 Ribu
Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Cadas Ngampar sebelumnya telah menunjukkan daya tarik yang cukup besar bagi wisatawan.
Fauzan menyebut jumlah kunjungan terus mengalami peningkatan sejak 2022.
Bahkan, pada Januari 2026 atau saat momentum Tahun Baru, jumlah pengunjung yang tercatat melalui ticketing mencapai lebih dari 10 ribu orang.
“Di tahun baru 2026, bulan Januari, ada lebih dari 10.000 pengunjung yang masuk ke wisata sesuai dengan ticketing yang kita jual,” tuturnya.
Besarnya potensi kunjungan tersebut menjadi modal bagi pengelola untuk terus mengembangkan destinasi.
Di sisi lain, aktivitas wisata juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Saat ini terdapat sekitar 17 pelaku UMKM yang menjalankan usaha di kawasan wisata Cadas Ngampar.
Dengan potensi tersebut, Fauzan berharap Cadas Ngampar tidak hanya mampu bertahan di 10 besar, tetapi bisa melangkah lebih jauh.
“Target yang terbaik. Di provinsi targetnya masuk tiga besar, di nasional masuk 10 besar,” pungkasnya.














