Gayung bersambut, pihak BAZNAS Kabupaten Lampung Tengah pun melayangkan apresiasi atas keterbukaan informasi yang diberikan tuan rumah.
Mereka mengaku banyak belajar dari pola pengelolaan ZIS yang selama ini sukses diterapkan di Tatar Galuh Ciamis.
Melalui studi komparatif ini, BAZNAS Lampung Tengah berkomitmen mengadopsi berbagai formula inovatif tersebut.
Langkah ini diambil guna meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat yang lebih relevan dengan tantangan di daerah asal mereka.
Sebagai puncak rangkaian acara, kedua pihak menggelar pemaparan program unggulan BAZNAS Ciamis, dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang membedah berbagai tantangan pengelolaan zakat di era digital.
Pertemuan itu pun berakhir dengan sesi foto bersama dan pertukaran plakat sebagai simbol sinergi yang terus berkelanjutan.














