banner 720x220
News  

Terbitkan SE Pencegahan Korupsi, KPK Pelototi Celah Pungli di PPDB 2026

Sumber foto: KPK RI
Sumber foto: KPK RI

KONDUSIF.COM,- Musim Penerimaan Murid Baru (SPMB) atau PPDB selalu menjadi momen yang mendebarkan bagi para orang tua. Sayangnya, di balik harapan besar agar anak mendapat sekolah terbaik, ajang ini masih dinodai oleh praktik curang pungutan liar (Pungli).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun mengendus adanya ruang bias yang mengaburkan integritas akibat persaingan yang kelewat ketat.

​KPK mengingatkan dengan tegas agar sekolah jangan sampai menjadi tempat pertama bagi anak untuk menyaksikan kecurangan.

Lembaga antirasuah ini menyoroti bagaimana uang, kedekatan, hingga jalur “titipan” kerap menjadi pelicin demi memuluskan langkah sang anak.

​Bukan tanpa alasan, peringatan keras ini berkaca dari hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2024.

Fakta di lapangan menunjukkan angka yang mencengangkan: ada 28% praktik pungutan liar (pungli) yang masih terjadi dalam proses penerimaan murid baru.

Tak hanya itu, sebanyak 10% responden blak-blakan mengaku tahu adanya pemberian imbalan kepada pihak tertentu selama proses SPMB berlangsung.

​KPK Terbitkan Surat Edaran Khusus

​Merespons temuan miring tersebut, KPK tidak tinggal diam.

Direktur Jejaring Pendidikan KPK, Dian Novianthi, menegaskan bahwa data ini menjadi alarm keras bahwa sektor pendidikan kita sedang tidak baik-baik saja.

Oleh sebab itu, KPK langsung bergerak cepat dengan menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan SPMB.

​”SPMB ini adalah gerbang pertama pendidikan. Jika sejak awal sudah terjadi kecurangan, nilai-nilai yang ingin dibangun melalui pendidikan bisa ikut tergerus, termasuk budaya antikorupsi,” ujar Dian di Jakarta, Jumat (5/6/2026).

​Dian memaparkan, praktik pungli dan sogokan ini jelas merugikan masyarakat yang sudah bersusah payah mengikuti aturan main.

Imbasnya pun sangat fatal. Praktik kotor tersebut bisa menumbuhkan mental koruptif sejak dini dan memicu konflik kepentingan.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *