banner 720x220
News  

BAZNAS Jabar Sebut BAZNAS Ciamis Jadi Rujukan Nasional, Banyak Daerah Datang untuk Belajar

Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Ijang Faisal, saat menghadiri Pelantikan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis Periode 2026-2031. (Dok, foto. Kondusif.com)
Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Ijang Faisal, saat menghadiri Pelantikan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis Periode 2026-2031. (Dok, foto. Kondusif.com)

CIAMIS,Kondusif.com,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Dalam acara pelantikan pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis periode 2026-2031, BAZNAS Jawa Barat menyebut BAZNAS Ciamis telah menjadi salah satu rujukan bagi daerah lain di Indonesia dalam pengelolaan zakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Ijang Faisal, saat menghadiri Pelantikan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis Periode 2026-2031 dan Rapat Koordinasi serta Penguatan Kompetensi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Ciamis di Gedung Islamic Center Ciamis, Senin (22/6/2026).

Menurut Ijang, capaian yang diraih BAZNAS Ciamis selama beberapa tahun terakhir bukan hanya mendapat perhatian di tingkat Jawa Barat, tetapi juga menjadi bahan pembelajaran bagi banyak daerah di Indonesia.

Bahkan, kata dia, tidak sedikit rombongan dari berbagai daerah yang datang langsung ke Kabupaten Ciamis untuk mempelajari sistem pengelolaan zakat yang diterapkan BAZNAS Ciamis.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Ciamis di bawah pimpinan Pak Bupati beserta seluruh jajarannya yang selama ini memberikan dukungan luar biasa terhadap penguatan pengelolaan zakat di Kabupaten Ciamis. Sehingga BAZNAS Ciamis menjadi BAZNAS kabupaten yang menjadi rujukan di Indonesia,” ujar Ijang.

Pernyataan itu disambut tepuk tangan para peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Sinergi Jadi Kunci Kesuksesan

Ijang menilai keberhasilan BAZNAS Ciamis tidak lahir begitu saja.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, ulama, para penggerak zakat, serta masyarakat yang terus menjaga semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

Ia mengungkapkan, sinergi yang terjalin baik selama ini menjadi modal utama yang membuat pengelolaan zakat di Kabupaten Ciamis berkembang pesat dan dipercaya masyarakat.

“Sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah, ulama, para muzakki dan BAZNAS menjadi modal utama untuk mewujudkan kesejahteraan umat yang lebih baik,” katanya.

Selain itu, Ijang menilai dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Ciamis terhadap program-program BAZNAS turut menjadi faktor penting.

Dalam mendorong pertumbuhan penghimpunan dan pendistribusian zakat.

Menurutnya, tidak semua daerah memiliki hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan BAZNAS. Namun kondisi berbeda terlihat di Kabupaten Ciamis.

“Kita melihat bagaimana BAZNAS Kabupaten Ciamis berkolaborasi dengan baik bersama pemerintah. Ini menjadi kekuatan yang luar biasa,” ungkapnya.

Tantangan Semakin Berat, Kepercayaan Harus Dijaga

Meski telah menjadi rujukan nasional, Ijang mengingatkan bahwa tantangan pengelolaan zakat ke depan akan semakin kompleks.

Masyarakat kini semakin kritis dan menuntut pelayanan yang cepat, transparan serta akuntabel.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *