“Pemerintah sedang menggodok hal-hal yang terkait dengan menjaga daya beli masyarakat. Makanya untuk menjaga daya beli, terutama kepada BBM subsidi, sama sekali tidak kita naikkan. Sementara yang lainnya dilakukan penyesuaian,” lanjutnya.
Selain mengamankan harga subsidi, dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo juga menginstruksikan Kementerian ESDM untuk mempercepat transisi energi alternatif.
Langkah strategis ini diambil guna mengantisipasi dampak ketegangan geopolitik dunia yang belum mereda.
Salah satu program yang kini digenjot habis-habisan oleh pemerintah adalah mematangkan migrasi penggunaan LPG ke Compressed Natural Gas (CNG), melakukan penataan ulang tata kelola pertambangan, hingga memastikan keandalan pasokan listrik.
“Sekarang kita fokus itu adalah percepatan peralihan LPG ke CNG. Yang kedua, pendataan tambang. Dan yang ketiga adalah kesiapan di sektor energi PLN maupun dari sisi ketersediaan daripada BBM kita,” pungkas Bahlil.














