banner 720x220
News, Polri  

Mobil Ngopi Aspirasi Polres Ciamis Hadir di Tengah Warga, Bahas Kamtibmas dan Pelayanan Publik

CIAMIS, Kondusif.com — Secangkir kopi menjadi pintu masuk untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat. Di tengah aktivitas warga di kawasan Pasar Imbanagara, Polres Ciamis menghadirkan Mobil Ngopi Aspirasi dengan membawa semangat “Secangkir Kopi, Sejuta Aspirasi, Kamtibmas Ciamis Tetap Kondusif.”

Program tersebut digelar Jumat (25/9/2026) pukul 13.00 hingga 13.30 WIB. Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. turun langsung memimpin dialog bersama masyarakat, didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Ciamis.

Sekitar 24 orang turut terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari perwakilan ojek pangkalan Simpang Tiga Pasar Imbanagara, pedagang asongan serta perangkat Desa Imbanagara.

Pertemuan itu sengaja dikemas secara santai. Tidak ada jarak formal yang membuat masyarakat ragu menyampaikan persoalan. Warga dapat berbicara langsung dengan Kapolres mengenai keamanan lingkungan maupun pelayanan kepolisian yang bersentuhan dengan aktivitas mereka sehari-hari.

“Mobil Ngopi Aspirasi kami hadirkan sebagai sarana kepolisian bergerak untuk turun langsung ke lapangan. Kami ingin masyarakat dapat menyampaikan keluhan, saran maupun persoalan kamtibmas secara santai dan terbuka. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami tampung dan menjadi bahan untuk meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” ujar AKBP Eko Iskandar.

Bagi kepolisian, ruang komunikasi seperti ini memiliki arti penting. Ojek pangkalan, pedagang dan perangkat desa merupakan kelompok yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat. Aktivitas mereka membuat informasi mengenai kondisi lingkungan dapat diketahui lebih cepat.

Karena itu, Kapolres mendorong seluruh elemen tersebut tidak hanya menjadi penerima pelayanan keamanan, tetapi juga bagian dari mata dan telinga bersama dalam menjaga lingkungan.

Apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, masyarakat diharapkan segera menyampaikan informasi kepada kepolisian. Pola komunikasi yang cepat dinilai dapat membantu langkah pencegahan sebelum persoalan berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.

Dialog tersebut juga menyentuh aspek pelayanan publik. Salah satu perhatian masyarakat berkaitan dengan kemudahan akses pelayanan administrasi kepolisian, termasuk Surat Izin Mengemudi (SIM).

Perwakilan ojek pangkalan menyampaikan bahwa sejumlah SIM mereka akan memasuki masa berakhir. Mereka berharap terdapat kemudahan akses, termasuk kemungkinan pelayanan yang lebih dekat atau jemput bola, sehingga proses perpanjangan tidak terlalu menyulitkan masyarakat yang sehari-hari menggantungkan penghasilan dari aktivitas di jalan.

banner 720x220

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *