CIAMIS,Kondusif.com,- Aksi seorang pria yang mengacungkan samurai ke arah mobil travel di Kabupaten Ciamis sempat membuat warga resah.
Postingan kejadian itu beredar di media sosial pada 9 Agustus 2026.
Dalam unggahan tersebut, pengemudi mengaku diadang sejumlah orang saat melintas dini hari di perempat Yodas.
Polisi kemudian menyelidiki kejadian itu. Dua hari berselang, polisi mengamankan seorang pria berinisial MH, 25 tahun.

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar mengatakan polisi menangkap MH pada Selasa, 11 Agustus 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.
Petugas menangkap MH di rumahnya setelah mengumpulkan sejumlah informasi.
Polisi juga menelusuri rekaman kamera pengawas dan meminta keterangan sejumlah saksi.
“Kami lakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan satu orang berinisial MH,” kata Eko saat konferensi pers di Mapolres Ciamis, Selasa.
Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan fakta yang berbeda dari dugaan awal warga.
MH disebut tidak berniat merampok mobil travel tersebut.
Menurut Eko, MH diduga membawa samurai karena persoalan pribadi.
Hasil interogasi awal mengarah pada motif sakit hati dan kecemburuan terhadap istrinya.
Namun, polisi belum menyimpulkan motif tersebut. Sebab, keterangan itu masih berasal dari hasil pemeriksaan awal terhadap MH.
“Motifnya masih kami dalami,” ujar Eko.
Bukan Mobil yang Ditargetkan
Polisi juga menyebut mobil travel yang dicegat bukan kendaraan yang menjadi sasaran persoalan pribadi MH.
Eko mengatakan MH sebelumnya memiliki persoalan dengan sopir travel.
Persoalan itu berkaitan dengan dugaan perselingkuhan istrinya.
Meski demikian, polisi belum memastikan hubungan persoalan tersebut dengan aksi pencegatan mobil yang viral.
“Bukan kepada mobil yang kemarin viral dicegat. Kebetulan saja,” kata Eko.
Karena itu, polisi masih mendalami alasan MH mengacungkan samurai kepada mobil tersebut.
Eko menegaskan polisi juga belum menemukan barang milik korban yang diambil.














