CIAMIS,Kondusif.com,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis menjadikan kalangan pengusaha atau agnia sebagai salah satu sasaran utama penghimpunan zakat pada periode kepengurusan 2026–2031.
Setelah berhasil memperkuat penghimpunan zakat dan infak dari aparatur sipil negara (ASN) serta masyarakat desa, BAZNAS kini menyiapkan strategi untuk memperluas partisipasi para pelaku usaha.
Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, M.BA., mengatakan potensi zakat dari kalangan pengusaha masih sangat besar dan belum tergarap secara optimal.
Karena itu, pada periode kedua kepemimpinannya, BAZNAS akan memprioritaskan pendekatan kepada para pemilik usaha agar menyalurkan zakat melalui lembaga resmi.
“Prioritas kami sekarang adalah bagaimana mendorong para agnia agar menitipkan zakatnya ke BAZNAS,” kata Lili saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 4 Agustus 2026.
Menurut dia, penghimpunan zakat dari sektor pengusaha akan memperluas manfaat yang bisa dirasakan masyarakat.
Dana yang terkumpul dapat digunakan untuk membiayai berbagai program sosial, mulai dari bantuan rumah layak huni, pengobatan warga kurang mampu, pemberdayaan UMKM, hingga beasiswa pendidikan.
Selama ini, kata Lili, kepatuhan pembayaran zakat baru dominan berasal dari kalangan ASN.
Sementara itu, partisipasi para pengusaha masih perlu terus ditingkatkan melalui edukasi dan kolaborasi.
Ia menegaskan, BAZNAS tidak ingin memaksa masyarakat.
Sebaliknya, pendekatan yang dilakukan lebih mengedepankan sosialisasi serta membangun kesadaran.
Bahwa zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat.
Gandeng Organisasi Pengusaha
Untuk memperluas jangkauan, BAZNAS mulai membangun komunikasi dengan berbagai organisasi pengusaha di Kabupaten Ciamis.
Di antaranya Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), hingga pelaku usaha di sektor jasa konstruksi.
Menurut Lili, kolaborasi tersebut penting karena potensi zakat dari dunia usaha dinilai mampu memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat yang selama ini dijalankan BAZNAS.














