banner 720x220
News  

Unigal Tegaskan Tak Ada Toleransi Narkotika, Bakal Gandeng BNN Perkuat Pencegahan

CIAMIS,Kondusif.com,- Universitas Galuh (Unigal) Ciamis memastikan akan memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan kampus menyusul mencuatnya dugaan kasus yang menyeret dua oknum mahasiswa aktif.

Langkah tersebut disampaikan Direktur Kemahasiswaan, Pengembangan Karier Mahasiswa dan Alumni Unigal, Dr. Erlan Suwarlan, S.IP., M.I.Pol, saat dikonfirmasi Kondusif.com, Selasa (23/6/2026).

Menurut Erlan, pihak kampus tidak akan memberikan toleransi terhadap penyalahgunaan narkotika maupun tindakan lain yang bertentangan dengan aturan akademik dan hukum yang berlaku.

“Kami berkomitmen memerangi narkoba. Tidak ada toleransi terhadap narkoba di lingkungan Universitas Galuh,” tegasnya.

BACA JUGA: Penelusuran: Ketua RT Ungkap Oknum Mahasiswa Unigal yang Diduga Terjerat Narkotika Baru Mengontrak Dua Bulan

Erlan mengungkapkan, pihak kampus baru mengetahui adanya dugaan keterlibatan dua oknum mahasiswa tersebut setelah muncul pemberitaan di media.

Setelah memperoleh informasi itu, pihaknya langsung melakukan penelusuran internal dan berkoordinasi dengan pimpinan fakultas untuk memastikan status akademik keduanya.

“Kami tahunya dari pemberitaan. Setelah itu kami langsung melakukan konfirmasi internal dan ternyata benar yang bersangkutan merupakan mahasiswa aktif,” ujarnya.

Meski demikian, Unigal menegaskan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

BACA JUGA: Unigal Angkat Bicara soal Dugaan Keterlibatan Dua Oknum Mahasiswa dalam Kasus Narkotika

Siapkan Kerja Sama dengan BNN

Sebagai langkah preventif, Unigal berencana memperkuat program edukasi bahaya narkoba melalui kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Menurut Erlan, komunikasi awal dengan pihak BNN sebenarnya sudah dilakukan dan dalam waktu dekat diharapkan dapat direalisasikan dalam bentuk kegiatan penyuluhan maupun sosialisasi kepada mahasiswa.

“Kami sedang menyiapkan kerja sama edukasi dengan BNN terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Ia menilai edukasi harus terus diperkuat karena ancaman narkotika saat ini tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga kalangan mahasiswa.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *