Penilaian tersebut melibatkan mentor, penguji, coach atau widyaiswara, pengamat kelas, hingga penyelenggara pelatihan.
Seluruh komponen kemudian diakumulasi untuk menentukan nilai akhir dan peringkat peserta.
“Semua aspek penilaian digabungkan sehingga menghasilkan nilai akhir setiap peserta,” ujarnya.
Sejarah Baru Ciamis
Selain mencatat tingkat kelulusan 100 persen, penyelenggaraan PKA tahun ini juga menjadi sejarah baru bagi Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Untuk pertama kalinya, pelatihan kepemimpinan administrator dilaksanakan secara mandiri oleh BKPSDM Ciamis, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasi, dengan penjaminan mutu dari BPSDM Provinsi Jawa Barat.
Perwakilan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Provinsi Jawa Barat, Budi Hermawan, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam memenuhi standar penyelenggaraan pelatihan ASN.
Menurut Budi, keberhasilan pelatihan tidak berhenti pada capaian nilai peserta.
Ia menekankan seluruh proyek perubahan yang telah disusun harus diwujudkan menjadi inovasi yang mampu meningkatkan kinerja organisasi.
“Ini bukan garis akhir, melainkan awal tanggung jawab sebagai pemimpin perubahan. Proyek perubahan harus diwujudkan menjadi inovasi yang memberikan manfaat nyata,” katanya.
Ia menambahkan BPSDM Provinsi Jawa Barat akan terus memberikan pendampingan dan pembinaan kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis agar implementasi hasil pelatihan berjalan optimal.














