“Saya berharap bisa menjawab dan menyelesaikan soal yang dikeluarkan panitia,” ujarnya.
Namun, Toni tidak ingin terlalu jauh mendahului hasil seleksi. Ia menyerahkan sepenuhnya penilaian kepada panitia.
Baginya, keputusan akhir merupakan bagian dari proses yang harus diterima dengan lapang.
Jika terpilih, ia siap menjalankan tugas sebagai perangkat desa.
Sebaliknya, jika belum mendapat kesempatan, ia tetap menghormati hasil seleksi.
Toni juga telah menyiapkan pilihan jika nantinya dinyatakan lolos.
Ia mengatakan bersedia meninggalkan pekerjaannya di MBG untuk menjalankan tugas sebagai perangkat Desa Bendasari.
Sikap tersebut menunjukkan bahwa seleksi perangkat desa bagi Toni bukan sekadar mencari pekerjaan baru.
Ia melihat posisi tersebut sebagai kesempatan untuk memberikan kontribusi secara langsung kepada lingkungan tempat tinggalnya.
Kini, ia tinggal menunggu hasil bersama tiga peserta lainnya.
Satu orang nantinya akan dipilih untuk mengisi jabatan Kasi Pemerintahan Desa Bendasari.
Apa pun hasilnya, Toni mengatakan siap menerima keputusan panitia.
Ia berharap peserta terbaik yang terpilih nantinya mampu menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Desa Bendasari.














