“Kalau di rumah ada sampah, mari kita bersihkan bersama. Jangan ragu, Ciamis harus terus menjadi kabupaten yang bersih dan membanggakan,” katanya.
Pengembangan Industri Kreatif
Selain isu lingkungan, Sekda turut mendorong pengembangan industri kreatif.
Menurutnya, Ciamis memiliki potensi bahan baku, kerajinan, hingga lahan pertanian yang melimpah.
Karena itu, ia mengajak masyarakat memanfaatkan kreativitas dan teknologi digital sebagai peluang menciptakan nilai ekonomi.
“Sekarang bahan baku banyak, ilmu juga mudah dipelajari, tinggal kemauan kita untuk berkarya,” tambahnya.
Sarasehan Diikuti 100 Ormas
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ciamis, Dr. R. Yadi Tisyadi, menyampaikan bahwa sekitar 100 organisasi kemasyarakatan diundang mengikuti sarasehan tersebut.
Adapun jumlah ormas yang tercatat di Kabupaten Ciamis mencapai 443 organisasi.
Menurut Yadi, kegiatan ini merupakan upaya menghidupkan kembali forum komunikasi yang selama beberapa tahun terakhir menjadi wadah penyampaian aspirasi ormas.
Ke depan, Kesbangpol berencana mengemas sarasehan dengan konsep yang lebih akrab, termasuk melalui kegiatan berkemah agar diskusi berlangsung lebih terbuka dan kekeluargaan.
“Kami berharap seluruh ormas di Kabupaten Ciamis terus aktif berpartisipasi dalam memajukan Ciamis menjadi daerah yang lebih baik dan lebih bersih,” pungkasnya.















Respon (1)